Hujan akhir Januari
Di akhir Januari hujan seperti mengikuti kemanapun aku pergi
Aku tak mungkin memintanya untuk pergi menjauh dari diriku
Hujan selalu begitu saja datang seolah ingin tiba-tiba menyergapku
Di tengah malam atau pagi hari sebelum aku terbangun dari
mimpi
Hujan akhir Januari selalu ingin membawaku terbang tinggi
Melayang dalam basah menari menembus langit yang kelabu
Hujan akhir Januari mengajakku melupakan dingin di hatiku
Memelukku dalam hangat bersama desah rintik yang perlahan
Aku tak mungkin memintanya untuk membiarkan aku sendiri
Hujan akhir Januari kubiarkan menemani kemanapun aku pergi
Bersama angin hujan akhir Januari membuat hidup seperti
mimpi
Hujan akhir Januari mengajakku menembus batas khayal dan
mimpi
Tonjong Bogor 29 Januari 2026
Di sebuah pagi
Aku ingin bangun bersama burung-burung
Bernyanyi menyambut terang matahari dengan riang
Bersiul berkicau bersautan menguak remang kabut pagi
Menghirup segar udara meraba kehangatan sinar mentari
Meski tak pasti pagi selalu mengantarkan mimpi
Seperti menguak luasnya cakrawala membuka lembar hari
Selalu ada yang seolah ingin diraih meski tak akan
terjangkau
Mungkinkah keyakinan akan memberi keniscayaan dan kepastian?
Aku ingin menyambut pagi bersama burung-burung
Berkicau merayakan keluasan cakrawala yang tak bertepi
Melangkah ringan menapaki hari menyongsong mimpi
Mimpi dan keinginan samar yang selalu tak pasti
Tonjong Bogor 30 Januari 2026
Hujan kembali turun
Hujan kembali turun renainya membawaku kembali ke ingatan
ketika bersamamu
Pagi itu hujan turun dengan derasnya membangunkanku dari
tidur lelap bersamamu
Malam itu kami bermalam di penginapan kecil di dekat candi
Siwa-Buda yang cantik itu
Kami tidur lelap setelah engkau seharian membaca dan
mempelajari relief di dinding candi
Aku menemanimu yang selalu membuatku takjub dengan
pengetahuanmu tentang candi-candi tua
Pagi itu kami duduk diam memandangi hujan yang seperti
dicurahkan dari langit yang kelabu
Pagi ini hujan turun lagi tak sederas pagi ketika kami
terbangun dari tidur lelap malam itu
Renai hujan membawaku terbang ke awan-awan hitam yang
menggelantung di angkasa
Hidup seperti mimpi yang melintas di kesunyian malam dalam
sepi yang tak bertepi
Tonjong-Bogor 27 Februari 2026

Tidak ada komentar:
Posting Komentar